Kamis, 26 Maret 2015

Kegiatan Penyitaan KPP Pratama Pati

Dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak, segenap KPP Pratama Pati bertekad untuk bekerja keras untuk mencapai target penerimaan yang telah ditetapkan. Hal tersebut sejalan dengan intruksi dari Bapak Presiden RI yang konsen dengan Penerimaan dari Sektor Pajak. Penerimaan dari Sektor Pajak saat ini menopang lebih  75% dari seluruh penerimaan negara.

Lebih spesifik lagi Direktorat Jendral Pajak mencanangkan Tahun 2015 sebagai kebangkitan sektor perpajakan. Hal ini dilakukan dengan melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap Wajib Pajak. Salah satu bentuk penegakan hukum (Law Enforcement) terhadap para penunggak pajak KPP Pratama Pati berwenang melakukan tindakan penagihan aktif. Tindakan Penagihan aktif tersebut dilakukan dengan melaksanakan penyitaan, pemblokiran, pencegahan bahkan penyanderaan.

Pada hari Kamis, 19 Maret 2015 KPP Pratama Pati melakukan Penyitaan terhadap salah satu dari 200 penunggak  Pajak Besar di Wilayah Kerja Kabupaten Pati dan Rembang  Yaitu PT. Sarana Baru Teknik dengan tunggakan sebesar Rp. 6.500.000.000,-. Berupa penyitaan atas aset tanah usaha seluas 7.500m2 yang terletak di Desa Payak Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati. Hal tersebut dilakukan karena berdasarkan Surat Paksa, Wajib Pajak tidak juga melunasi hutang pajak.  Penyitaan tersebut  dilakukan oleh Juru Sita (Imam Darwanto), Juru Sita (Timotheus Widiarto Pribadi),  Kasi Penagihan (Bpk Paiman) dan disaksikan langsung oleh Kepala KPP Pratama Pati Bpk. Sudarmawan Haris Hartadi dan Plt Kepala Desa Payak Ibu Hj.Rumisih.

Dengan adanya penyitaan tersebut diharapkan bahwa Para Penunggak Pajak di Wilayah Kerja KPP Pratama Pati sadar akan kewajibanya untuk segera melunasi utang Pajaknya.