Minggu, 04 Januari 2015

Temu Hitam


Temu hitam dikenal diberbagai daerah dengan sebuat seperti temu erang (Melayu), koneng hideung (Sunda), temu ireng (Jawa), temo ereng (Madura), tamu leteng (Makassar) dan temu lotong (Bugis).

Tanaman yang tergolong dalam jenis temu-temuan ini bersifat hangat dan aromatik. Seperti halnya tanaman temu-temuan lainnya, temu ireng juga dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan jamu tradisional. Adanya kandungan bahan kimia yang ada pada tanaman ini menjadikannya sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia maupun ternak.
Temu ireng mengandung germakrene, minyak atsiri, kordione, alkaloid, saponin, tetrametilfrazine, zat pati, curcumol, tanin, damar, isofortungermakrene, zat pahit, lemak, zat warna biru, dan mineral.

Khasiat temu ireng antara lain:
- anti cacing
- menyuburkan kandungan
- membersihkan darah setelah melahirkan
- menetralisir racun dalam tubuh
- obat penyakit kulit untuk dibalurkan dan diminum
- obat batuk dan asma
- meningkatkan stamina
- dll

Yang paling populer temu ireng sudah kondang sejak jaman dahulu sebagai perangsang nafsu makan.
Para ibu yang memahami ramuan herbal sudah paham jika anaknya rewel makan akan membuatkan atau membeli ramuan herbal yg bahan utamanya adalah temu ireng.
So, apapun ramuan herbal untuk ternak anda, jika anda ingin mendongkrak nafsu makannya, jangan ragu untuk menambahkan temu ireng ke dalamnya.

Sumber : BLF