Senin, 05 Januari 2015

Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott)



Rumput ini merupakan salah satu tanaman yang disukai ruminansia untuk Hijauan Makanan Ternak (HMT). Rumput odot mempunyai karakteristik yang berbeda dengan rumput sejenisnya, yaitu mempunyai karakteristik daunnya lembut dan ruas batang yang pendek dan relatif empuk. Rumput ini mempunyai tinggi 50-100 cm. Rumput odot nama aslinya rumput mott atau dikenal juga rumput gajah kerdil atau gajah kate. Secara agronomis, rumput ini tergolong unggul. Rumput ini pada awalnya dikembangkan di Florida Amerika Serikat dengan nama (Pennisetum purpureum cv. Mott). Namun di masyarakat kita menyebutkanya rumput odot, nama yang diambil dari nama orang yang memasukan jenis rumput ini ke Indonesia.
keunggulan rumput odot sendiri adalah :
1.    Batang relatif pendek dan empuk
2.    Pertumbuhannya relatif cepat
3.    Sangat disukai ruminansia dibanding dengan jenis rumput yang lainnya
4.    Daun lembut dan tidak berbulu
5.    Mampu beradaptasi dengan kondisi lahan
6.    Tidak memerlukan perawatan khusus
7.    Dalam satu rumpun terdapat 50-80 batang

Nutrisi yang terkandung dalam rumput odot :

1.    kadar lemak daun 2.72%
2.    kadar lemak batang 0.91
3.    CP daun 14.35%
4.    CP batang 8.1 %
5.    Digestibility daun 72.68%
6.    digestibility batang 62.56%
7.    Protein kasar 14 %

Data teknis  dikutip data dari “Pakistan Journal of Agronomy 2 (1) 52-58 2003”  yang dilakukan oleh Muhammad Yassin, M. Asghar Malik dan M. Shafi Nazir Jurusan Agronomi Universitas Agriculture Pakistan.

Cara menanam rumput odot :

1.    Penanaman dari stek
Bibit  odot dari ruas/batang dipotong sepanjang 15-25 cm lalu benamkan ke lahan.sebelum dilakukan penanaman sebaiknya lahan diberikan pupuk dasar yaitu pupuk kandang. Sebaiknya lokasi lahan cukup untuk mendapatkan sinar matahari

2.    Pola Tanam
  • Monokultur  artinya pada lahan hanya ditanami rumput gajah odot saja
  • Tanaman Sela, karena tanaman ini ukurannya lebih pendek rumput ini bisa ditanam sebagai tanaman sela dikombinasikan dengan hijauan pakan yang lain, dipematang sawah atau disela sela tanaman perkebunan dengan memperhatikan intensitas matahari
  • Rumput ini juga bisa digunakan untuk menahan erosi lahan dengan penanaman pada tanah (sumber :  Gogoniti Farm)
3.    Cara Penanaman
  •  Bersihkan lahan yang akan ditanami rumput dari tanaman gulma dan semak belukar
  •  Buat gundukan tanah lebar 60-80 cm dengan tinggi 20 cm
  •  Tanam bbit rumput berupa stek minimal 3 ruas dan 2 ruas ditanam didalam tanah di tengah   gundukan
  •  Jarak tanaman dalam barisan 50-75 cm, jarak tanam antar barisan 75-150 cm

4.    Pemupukan
  • Untuk pupuk dasar, berikan dan campur dengan pupuk kandang dengan jumlah 3 ton/ha.
  • Untuk mempercepat pertu pertumbuhan dapat dilakukan pemupukan pada umur 15  hari setelah tanam dengan pupuk kimia majemuk (NPK) sebanyak 6 0 kg Ha
  • Pupuk Cair / urine kambing fermentasi juga dapat digunakan sebagai bahan pupuk cair untuk pemupukan dengan aplikasi disemprot ke tanaman tanah (sumber :  Gogoniti Farm)
5.    Pemanenan
  •  Pertama kali penanaman rumput odot bisa dipanen pada umur 70-80 hari
  •  Ciri rumput yang sudah dapat dipanen adalah adanya ruas batang yang sudah berukuran 15 cm
  •  Umur panen pada musim penghujan 35-45 hari, pada musim kemarau 40-50 hari
  •  Potong pendek sejajar dengan tanah
  •  Untuk pemanenan pertama kali sebaiknya dipanen lebih dari 60 hari atauditunggu batangnya   sampai dengan 30– 40 cm (sumber :  Gogoniti Farm)
Dipublish oleh : Abu Wildan