Minggu, 04 Januari 2015

Kunyit


Kunyit (Curcuma domestica), adalah termasuk salah satu tanaman rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami penyebaran ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika.

Kunyit tergolong dalam kelompok jahe-jahean (Zingiberaceae). Kunyit dikenal di berbagai daerah dengan beberapa nama lokal, seperti turmeric (Inggris), kurkuma (Belanda), kunyit (Indonesia dan Malaysia), kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura).

Kunyit tidak asing lagi bagi ibu-ibu, yang biasa menambahkannya dalam masakan sebagai salah satu ramuan bumbu. Kunyit juga digunakan sebagai pewarna alami masakan yang tidak karsinogenik, tidak menimbulkan sebarang efek samping dan aman dikonsumsi walaupun dalam jumlah yang banyak. Selain memberi warna, ia turut memberikan aroma yang khas dan dapat menutup bau yang tidak enak yang muncul dari telur dan daging.
Kunyit rasanya agak pahit dengan campuran sedikit pedas, berbau khas aromatik, berwarna kuning dan tidak beracun.

Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin sebanyak 10% dan bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5% dan zat- zat bermanfaat lainnya seperti minyak atsiri yang terdiri dari Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren , sabinen , borneol dan sineil. Kunyit juga mengandung Lemak sebanyak 1 -3%, Karbohidrat sebanyak 3%, Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, dan garam-garam mineral, yaitu zat besi, fosfor, dan kalsium.

Pemanfaatan kunyit dalam pengobatan tradisional/herbal sudah dikenal sejak lama dikarenakan kemampuannya menyembuhkan beberapa penyakit diantaranya :

- sebagai antiseptik dan antibakteri alami, berguna dalam mengobati luka atau luka bakar.
- dapat mengobati diare.
- dapat mencegah munculnya Melanoma (tumor ganas) serta dapat membunuh sel-sel melanoma yang ada di tubuh.
- bermanfaat dalam mengurangi risiko leukimia.
- membantu proses detoksifikasi senyawa racun pada hati.
- bermanfaat sebagai obat anti-inflamasi alami, tanpa efek samping. Karena sifatnya yang anti-inflamasi, kunyit sering digunakan dalam mengobati peradangan pada persendian seperti Artritis dan Artritis Reumatoid.
- digunakan sebagai penghilang rasa sakit alami.
- membantu proses metabolisme lemak
- telah lama digunakan dalam pengobatan Cina sebagai pengobatan untuk depresi.
- mempercepat penyembuhan luka dan membantu dalam memperbaiki kulit yang rusak.
- melancarkan ASI

Karena banyaknya manfaat kesehatan dalam kandungan kunyit maka hampir semua resep kuno untuk memelihara kesehatan dan kebugaran badan selalu menyertakan temulawak di dalam ramuannya.
So, apapun ramuan herbal untuk ternak anda, jangan ragu untuk menambahkan temulawak ke dalamnya.


Sumber : BLF