Kamis, 15 Januari 2015

Domba Ekor Gemuk (DEG)

DEG diperkirakan berasal dari India atau Asia Barat. DEG di Indonesia banyak terdapat di Jawa Barat, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. Wilayah penyebaran ternak tersebut merupakan daerah pantai yang curah hujannya relatif kurang.

Tanda-tanda spesifik DEG yaitu badan sedikit lebih besardibandingkan dengan Domba lain. Warna bulunya putih, bulu kasar tetapi rapi, kepala ringan dengan bentuk muka melengkung (concaf), bentuk telinga kecil arah menyamping dan mendatar. Kebanyakan DEG jantan tidak bertanduk dan hanya sedikit yang mempunyai tanduk kecil, sedangkan yang betina tidak bertanduk. Dada terlihat serasi dan kuat seperti bentuk perahu, ke-4 kakinya kalau jalan agak lamban karena menanggung berat badan dan ekornya gemuk. Tipe ekor merupakan karakteristik breed yang paling penting dimana untuk membedakan dengan breed Domba Ekor Tipis (DET), DEG ekornya lebar dan relatif pendek, biasanya ujungnya membelok ke belakang dan jarang memanjang ke bawah (Epstein. 1982). Panjang ekor(normal) DEG 15-18 vertebra, tetapi bentuknya “S” atau sigmoid, kecuali yang berlemak ujungnya kebanyakkan menggantung bebas (Devanderdan Meleroy, 1982).

post by : www.kampungternak.com